A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: public/Readmore.php

Line Number: 37

Backtrace:

File: /home/disdik/public_html/www3/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 37
Function: _error_handler

File: /home/disdik/public_html/www3/index.php
Line: 315
Function: require_once

Peringatan Hardiknas dan Otda, Kokohkan Bangunan Pendidikan di Pangkalpinang | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang

Jl. Rasakunda, Girimaya, Pangkalpinang

Pangkalpinang Pangkal Kemenangan

Peringatan Hardiknas dan Otda, Kokohkan Bangunan Pendidikan di Pangkalpinang

Kamis, 03 Mei 2018 ~ Oleh Ekonomi ~ Dilihat 171 Kali

Ada pula penandatanganan dan pembacaan deklarasi Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Gernas Baku) untuk putra-putrinya oleh Pjs Wali Kota Pangkalpinang Asyraf Sur­yadin.

Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 dan Otonomi Daerah (Otda) ke-22 di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (2/5).

Pada upacara yang dihadiri ratusan peserta upacara dari Korpri, guru PAUD hingga guru SMP sederajat, para siswa dan mahasiswa, serta ratusan tamu unda­ngan lainnya ini, Pjs Wali Kota Pangkalpinang, Asyraf Suryadin membacakan dua sambutan sekaligus, yakni sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumulo dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Seusai upacara, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada sejumlah siswa berprestasi, penampilan paduan suara dari guru-guru PAUD di Pangkalpinang sambil memainkan angklung.

Hardiknas Pangkalpinang 2018

Pjs Wali Kota Pangkalpinang Asyraf Suryadin saat Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018
dan Otonomi Daerah (Otda) ke-22 di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (2/5).
 

Upacara Hardiknas pada pada tahun ini mengangkat tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.

Asyraf mengatakan, dasar pendidikan nasional adalah Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, sedangkan kebudayaan nasional merupakan akar pendidikan nasional.

“Di sinilah terjadinya titik temu antara pendidikan dan kebudayaan. Jika kebuda­yaan nasional kita menghujam kuat di dalam tanah tumpah darah Indonesia, akan subur dan kokoh pulalah bangunan pendidikan nasional Indonesia,” ujar Asyraf.

Asyraf juga menyampaikan amanat Mendikbud yang menyinggung soal penguatan sumber daya manusia.

Apalagi belakangan dinilai adanya pelemahan mentalitas anak-anak akibat terpapar dan terdampak oleh maraknya simpul informasi dari media sosial.

“Untuk menjawab tantangan ini, sejak awal Kemendikbud telah meneguhkan pentingnya penguatan pendidikan karakter dan literasi, selain ikhtiar mencerdaskan bangsa. Hal ini sejalan dengan revolusi karakter bangsa sebagai bagian dari pengejawantahan program Nawacita Presiden dan Wakil Presiden,” ucap Asyraf.

Hardiknas Pangkalpinang 2018

Pembagian hadiah kepada sejumlah siswa berprestasi di Kota Pangkalpinang.

 

Ditemui seusai upacara, Asyraf berharap pada momen Hardiknas ini, Pemkot Pangkalpinang bertekad untuk menjadi yang terbaik di bidang seni, olahraga, maupun transfer pengetahuan.

“Mereka yang berprestasi ini diharapkan jadi role model, kami harapkan ke depan nanti mereka bisa diundang ke acara-acara seperti ini. Itu bisa membangkitkan sema­ngat mereka,” tutur Asyraf.

Sementara itu, terkait peringatan Hari Otonomi Daerah, Asyraf berharap, semakin ada kemajuan bagi Pangkalpinang.

Hardiknas Pangkalpinang 2018

Berpose bersama di sela upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018
dan Otonomi Daerah (Otda) ke-22 di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (2/5)
 

Tema peringatan Otda kali ini adalah “Mewujudkan Nawacita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Bersih dan Demokratis”.

Sejauh ini, Asyraf mengatakan Pemkot Pangkalpinang telah baik.

“Amanat Pak Menteri itu hampir sama kondisinya seperti di Pangkalpinang. Persoalan Pangkalpinang adalah sumber daya manusia. Ini menjadi keniscayaan yang harus dipersiapkan lebih baik. Seperti misalnya di bidang kesehatan, khususnya dokter spesialis. Kita sudah punya fasilitas RSUD yang sudah begitu baik seperti gedung, tentu harus disiapkan sumber daya manusianya juga harus baik,” kata Asyraf .

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pangkalpinang, Ety Fahriaty menuturkan Hardiknas tahun ini harus dimaknai untuk semakin menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan di Pangkalpinang.

Tema pada momen Hardiknas ini juga dirasa selaras karena bidang kebudayaan telah menjadi satu diantara bidang di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang.

Untuk diketahui, sebelumnya kebudayaan berada dibawa Dinas Pariwisata Pangkalpinang.

“Insya Allah dengan tema menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan, budaya di Pangkalpinang akan lebih maju,” kata Ety.

Sumber : Bangka Pos

Hardiknas Dikbud-pangkalpinang

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Dr. Hj. Eti Fahriaty, M.Pd.

Assalamu'alaikum wr. wb. Saya, Dr. Hj. Eti Fahriaty, S.Pd.I., M.Pd., selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang mengucapkan selamat…

Selengkapnya

DATA PENGUNJUNG