A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: public/Readmore.php

Line Number: 37

Backtrace:

File: /home/disdik/public_html/www3/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 37
Function: _error_handler

File: /home/disdik/public_html/www3/index.php
Line: 315
Function: require_once

USBN SMP Kota Pangkalpinang Berlangsung Lancar | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang

Jl. Rasakunda, Girimaya, Pangkalpinang

Pangkalpinang Pangkal Kemenangan

USBN SMP Kota Pangkalpinang Berlangsung Lancar

Senin, 09 April 2018 ~ Oleh Ekonomi ~ Dilihat 159 Kali

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Etti Fahriaty mengatakan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SMP sederajat di Kota Pangkalpinang secara keseluruhan berlangsung aman dan lancar.

"Alhamdulillah kita pagi tadi sudah meninjau pelaksanaan USBN SMP bersama pak Pjs Walikota Pangkalpinang dan Bu Sekdako, pak Asisten  ke SMPN 2 Pangkalpinang berlangsung aman dan.lancar," kata Etti yang ditemui Bangkapos.com di kantornya, Senin (9/4/2018).

Diungkapkannya jumlah peserta yang mengikuti USBN ini ada 3.411 siswa.

"Semua mata pelajaran di USBN kan berlangsung selama 5 hari dan setiap hari ada dua mata pelajaran," ujarnya.

Ditambahkannya untuk soal-soal USBN selain dari pusat. soal juga dibuat oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) berdasarkan kisi-kisi yang sudah diberikan panduannya.

"Untuk USBN ini masalah lampu atau listrik dan internet tidak menjadi persoalan, kita harapkan mudah-mudahan bisa lancar hingga hari terakhir pelaksanaan USBN ini," harapnya.

Panitia USBN Lupa Memasukkan Lembar Jawaban Cadangan

Etti Fahriaty mengakui karena soal-soal dalam USBN ini dibuat secara manual, sehingga memang masih ada masalah dan ini faktor kesalahan manusia.

" Ada kejadian tadi lupa memasukkan lembar jawaban cadangan dalam amplopnya. Ada anak yang salah memasukkan namanya sehingga tidak boleh dihapus dan harus diganti dengan.lembar jawaban cadangannya," ujar Etti yang ditemui Bangkapos.com, Senin (09/04/2018) di kantornya.

Menurutnya inilah salah satu perbedaan antara cara manual berbasis kertas dengan sistem ujian Nasional Berbasis komputer.

"Kalau terjadi kesalahan di kertas tidak diperbolehkan ada coretan-coretan atau mengarsir keluar lingkaran sebab dibutuhkan ketelitian karena sistem scanner lembar jawaban komputernya," jelasnya.

Ditambahkannya, hasil dari USBN ini akan menentukan hasil.kelulusan siswa dan mutu sekolah. Sedangkan hasil UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) ini menentukan untuk melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas selanjutnya.

"Jadi sebenarnya kedua jenis Ujian ini sama pentingnya dan harus dijalani anak-anak dengan serius dan semangat ," harapnya.

Ditambahkannya jadi pelaksanaan USBN dan UNBK bagi siswa SMP ini dalam rangka untuk meningkatkan mutu pendidikan dan sistemnya sudah berlainan dengan jaman dulu yang dikenal dengan UAN.

Etti berharap usai menjalani USBN dan UNBK ini anak-anak akan memiliki jeda waktu libur yang cukup lama karena itu dibutuhkan kerjasama yang baik dengan para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya. Karena biasanya usai ujian anak-anak sudah tidak mau lagi belajar ataupun mengikuti les pelajaran.

Sumber : Bangka Pos

Usbn Dikbud-pangkalpinang

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Dr. Hj. Eti Fahriaty, M.Pd.

Assalamu'alaikum wr. wb. Saya, Dr. Hj. Eti Fahriaty, S.Pd.I., M.Pd., selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang mengucapkan selamat…

Selengkapnya

DATA PENGUNJUNG