A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: public/Readmore.php

Line Number: 37

Backtrace:

File: /home/disdik/public_html/www3/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 37
Function: _error_handler

File: /home/disdik/public_html/www3/index.php
Line: 315
Function: require_once

Siap-siap Kemendikbud Bakal Terapkan Sistem Zonasi Guru | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang

Jl. Rasakunda, Girimaya, Pangkalpinang

Pangkalpinang Pangkal Kemenangan

Siap-siap Kemendikbud Bakal Terapkan Sistem Zonasi Guru

Kamis, 29 Nopember 2018 ~ Oleh Admin ~ Dilihat 14 Kali

Pemerintah Pusat akan mulai menerapkan sistem zonasi bagi guru untuk meningkatkan pemerataan pendidikan.

Hal ini disampaikan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat membacakan sambutan menteri pendidikan dalam upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2018, di Halaman Kantor Gubernur Babel, Senin (26/11/2018).

Hal ini untuk perluasan akses, pemerataan mutu, dan percepatan terwujudnya guru profesional.

"Pada tahun yang akan datang, Kemendikbud akan menerapkan kebijakan sistem zonasi. Kebijakan sistem zonasi akan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh tanah air," kata Erzaldi.

Sistem zonasi ini diharapkan akan mempermudah penanganan dan pengelolaan guru, mulai dari distribusi, peningkatan kompetensi, pengembangan karir dan penyaluran bantuan penyelenggaraan berbagai kegiatan pendidikan yang dilakukan guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah.

"Kegiatan itu dapat dilakukan melalui kegiatan di kelompok musyawarah kerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah," tambahnya.

Terpisah, Ketua PGRI Babel Kun Listiani mengatakan zonasi guru untuk pemerataan guru dan mutu pendidikan. Namun dalam sistem zonasi memang harus mempertimbangkan beberapa hal agar tetap efektif.

"Kita berharap nantinya dalam pemerataan guru zonasi ini juga mempertimbangkan banyak hal misalnya tempat tinggal guru, kondisi kesehatan, usia, masa kerja, pengalaman, dan lainnya. Sehingga sistem zonasi ini betul-betul efektif," ujarnya.

Kun menyebutkan, dinas pendidikan juga harus melakukan pemetaan terlebih dahulu terhadap sumber daya guru yang ada.

"Petakan dulu sekolah mana yang kurang gurunya, kemudian kompetensi guru apa yang kurang. Lihat juga, misalnya usia gurunya mendekati pensiun, kondisi kesehatannya kurang baik, rumahnya di Pangkalpinang, kan rasanya tidak efektif kalau ditempatkan di Bangka Selatan, atau dimana," ujarnya.

Kendati demikian, guru juga harus siap untuk melaksanakan tugas sebagai pendidik dimana saja.

"Sistem zonasi ini untuk pemerataan pendidikan, tujuannya memang bagus jadi nanti tidak ada lagi sekolah unggulan, semua pendidikan merata baik mutunya," ujarnya.

Dikbud-pangkalpinang Dindik-babel

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Dr. Hj. Eti Fahriaty, M.Pd.

Assalamu'alaikum wr. wb. Saya, Dr. Hj. Eti Fahriaty, S.Pd.I., M.Pd., selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang mengucapkan selamat…

Selengkapnya

DATA PENGUNJUNG